Kamis, 06 Mei 2021

Kupas Tuntas Cara Memilih Daging Ayam Fillet Berkualitas

Tahukah anda seputar cemilan ayam fillet crispy yang menggoda? Cemilan bernama Shilin ini sudah banyak digandrungi oleh banyak orang. Bukan hanya karena rasanya yang lezat, tapi juga pemilihan daging ayam berkualitas mampu membuat hidangan ini makin terkenal. Apabila anda berniat untuk membuatnya sendiri dirumah, simak dulu cara memilih daging ayam berkualitas berikut ini. 

 

Tips Memilih Daging Ayam Fillet Berkualitas
1. Perhatikan Warna Daging Ayam
Membedakan daging ayam segar dan daging ayam tiren sebenarnya cukup mudah untuk dilakukan, sebab kedua daging ini memiliki warna yang cenderung berbeda. Untuk daging ayam yang baru saja melalui proses pemotongan daging, ia akan menunjukkan warna daging berwarna putih dengan adanya semburat merah muda. 


Sedangkan untuk daging ayam tiren, memiliki warna daging yang cenderung putih kebiruan. Apakah anda tahu kulit manusia yang mengalami memar? Seperti itulah kira kira warna daging ayam tiren yang kurang layak untuk dikonsumsi.  Diketahui pula bahwa warna biru ini bisa muncul karena masih adanya darah yang berada di dalam daging ayam tersebut. 


2. Rasakan Tekstur Permukaan Daging
Agar anda bisa membuat ayam shilin yang lezat, jangan sampai melewatkan memilih daging ayam yang satu ini. Selain melihat dari tampilan luarnya, anda juga perlu memperhatikan tekstur daging yang dibeli untuk diolah menjadi camilan lezat keluarga. Dimana daging ayam yang bagus memiliki tekstur lembut, dengan artian lain bahwa daging tersebut belum terlalu tua.


Namun untuk daging yang berasal dari ayam peternak yang sudah terlalu tua, cenderung memiliki daging yang alot atau keras saat disentuh. Jika dari luarnya saja sudah keras, maka anda pasti paham bahwa daging olahan yang akan dibuat nanti juga akan mengurangi kelezatan daging. 


3. Hirup Bau Daging Ayam
Cara berikutnya yakni dengan menghirup bau daging ayam, yang hendak dipilih. Agar mendapatkan daging yang sesuai, ada baiknya anda tidak memilih daging ayam yang tidak beraroma amis atau anyir. Mengapa? Karena bau amis yang diciptakan oleh daging ayam, dapat menandakan bahwa daging tersebut tidak berkualitas. 


Maka dari itu, pilihlah daging ayam yang tidak berbau amis sehingga saat dimasak menjadi olahan shilin, tidak menimbulkan aroma busuk. Di samping itu, anda juga wajib menghindari ayam dengan bau bahan kimia. Dimana bau tersebut menandakan bahwa daging ayam sudah tercampur dengan beberapa bahan kimia yang digunakan oleh penjual maupun pemasok daging. 


4. Tekan Daging Ayam
Sebagai saran, pilihlah daging ayam yang saat ditekan masih padat dan juga terasa kenyal, sehingga waktu penyimpanannya bisa lebih tahan lama. Di samping itu, hindari juga pemilihan daging ayam yang sudah lembek ataupun berair, karena tanda tersebut menunjukkan bahwa daging akan mengalami kebusukan dalam jangka waktu dekat. 


Sebagian orang mungkin menyiasati daging ayam berair untuk ditaruh dalam kulkas ataupun freezer, padahal kenyataannya cara ini justru membuat daging ayam memiliki kualitas yang lebih jelek. Tidak hanya itu, tetapi bisa juga membuat daging tersebut lebih mudah busuk, sehingga tidak cocok diolah menjadi sajian makanan apapun termasuk cemilan ayam shilin. 


Itulah cara cara yang bisa anda terapkan saat memilih daging ayam segar di pasar. Menjadi konsumen yang cerdas, tentu akan membawa kebaikan untuk kesehatan keluarga. Namun tidak hanya itu saja, konsumsi daging ayam dengan kualitas yang tinggi juga mampu menghadirkan ragam vitamin yang baik untuk kesehatan kondisi tubuh.